1.Bagaimana memindah personality dibangun diatas pilar pengetahuan,perasaan,naluri dalam tindakan manusia?
Jawab: Pada prinsipnya setiap individu manusia dibangun atas dasar ke 3 pilar yaitu pengetahuan ,perasaan,dan naluri yang akan dapat membentuk pola tingkah laku mereka dimana pengetahuan mereka dapatkan dari apa yang pernah dilihatnya,dialaminya lalu pengetahuan ini bisa di dapat baik secara formal/informal dan dengan pengetahuan tersebut,seseorang akan menggunakn perasaannya untuk menganalisa pengetahuan ,dan naluri yang ada pada tiap-tiap individu akan mengontrol pola tingkah laku mereka apa yang harus mereka lakukan sehingga terciptalah suatu kepribadian seseorang.baik dan buruknya personality ditentukan oleh ke 3 pilar tersebut yang saling berkaitan.
2.Jelaskan dan mantapkan dengan contoh konkret,bagaimana tiga wujud kebudayaan terpindah pada kebudayaan suatu masyarakat?
Jawab: 3 wujud kebudayaan:
- Ide : gagasan gagasan yang ada di dalam pikiran
- Aktivitas : tindakan/kegiatan untuk merealisasikan ide
- Artefak : hasil yang diperoleh dari aktivitas
- Ke3 wujud kebudayaan tersebut saling berkaitan dan akan menentukan pola perkembangan suatu kelompok masyarakat yang menghasilkan sebuah kebudayaan,tingkat kebudayaan suatu kelompok masyarakat tergantung dari ke3 wujud tersebut,semakin tinggi ide-ide yang ada pada mereka yang dibuktikan dengan aktivitas yang menghasilkan sebuah karya maka semakin tinggi pula kebudayaan tersebut (masyarakat yang maju).
- Contoh: adanya ide dari sekelompok mayarakat Banjar di daerah Hilir yang memanfaatkan enceng gondok yang dulunya adalah tanaman liar menjadi barang yang bernilai jual bahkan bernilai seni.yaitu pembuatan tas dll.cara mereka menganyam dari enceng godok itu menunjukkan kebudayaan mereka yang turun temurun yaitu kebudayaan menganyam masyarakat Banjar
3.Bagaimana kita memaknai konsep migrasi,akulturasi,dan assimilasi dalam memahami masyarakat Banjar?
Jawab: Migrasi (perpindahan) yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat akan dibuntuti oleh akulturasi dan assimilasi yaitu perpaduan 2 buah kebudayaan antara kebudayaan asli dengan pendatang sehingga mengasilkan kebudayaan baru.Hal ini secara otomatis tidak bias mereka hindari karena manusia sebagai makhluk social saling berinteraksi dengan menusia yang lain dan adanya dorongan dalam diri mereka untuk membentuk sebuah perubahan yang lebih baik.
Dalam masyarakat Banjar ke 3 konsep tersebut sudah berlangsung lama, contohnya dalam akulturasi adalah perubahan gaya hidup masyarakat Banjar yang dulunya tradisional dan memegang teguh ajaran leluhur menjadi lebih modern seiring dengan kemajuan zaman yang biasanya dibawa oleh para pendatang,hal ini berpengaruh terhadap makanan,pakaian,dan hiburan.Sedangkan Assimilasinya tampak pada perpaduan antara kebudayaan yang dibawa orang dari Jawa dengan penduduk asli Banjar seperti budaya wayang,menanam padi dll.
4.Indonesia mempunyai SDA yang melimpah tapi kenapa tingkat kemakmuran tidak memadai?
Jawab: Karena kekayaan SDA tersebut tidak diimbangi dengan SDM yang bermutu sehingga kekayaan yang seharusnya menjadi milik sendiri digunakan oleh pihak asing,realitanya sekarang banyak para penduduk Indonesia yang menjadi budak di Negara sendiri.Disamping itu masyarakat Indonesia jarang ada yang melakuakn perubahan dan kurang menggunakan akalnya untuk berpikir kreatif sehingga hanya mengandalkan hasil buatan orang saja.
5.Guru susah melakukan penemuan-penemuan dan penerapannya dalam pembahruan pendidikan?
Jawab: Karena secara historys kebiasaan mereka telah diformula untuk tunduk pada aturan yang sudah ada,dan beranggapan kalau membuat aturan baru dianggap menentang kekuasaan.Hak para guru tidak dipenuhi secara mutlak,kemalasan mereka untuk melakukan inovasi adalah sebagai akibat dari cara pola pikir mereka yang telah diformula sejak dulu.